![]() |
| infografis/ai |
KUR dirancang tidak hanya untuk mempercepat penyaluran dana, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas usaha UMKM agar lebih profesional dan berkelanjutan.
1. Kebijakan Baru KUR 2026: Fokus Inklusif dan Kualitas Kredit
Memasuki 2026, model penyaluran KUR mengalami sejumlah penyempurnaan. Pemerintah menekankan pendekatan yang lebih inklusif, namun tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian perbankan. Beberapa poin pentingnya adalah:Integrasi Sistem Penilaian Digital: Bank penyalur kini memanfaatkan data digital yang lebih komprehensif untuk mengevaluasi kelayakan usaha. Catatan transaksi digital menjadi salah satu parameter utama dalam penilaian risiko kredit.
Prioritas kepada Sektor Produktif: Meski semua jenis UMKM dapat mengajukan, penyaluran difokuskan pada sektor-sektor yang berkontribusi tinggi terhadap output produksi nasional seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta jasa produksi.
Skema Suku Bunga Berjenjang: Pemerintah menerapkan suku bunga yang meningkat apabila pelaku usaha melakukan pengajuan KUR berulang. Tujuan kebijakan ini adalah mendorong UMKM yang berhasil mengembangkan usahanya untuk segera beralih ke fasilitas kredit komersial, sehingga kuota subsidi dapat dikelola lebih efisien untuk pelaku usaha baru.
2. Suku Bunga dan Plafon KUR 2026
Suku Bunga Efektif Per TahunSuku bunga KUR tetap dirancang kompetitif untuk mendukung keberlanjutan usaha:
- Pinjaman Pertama: 6% efektif per tahun
- Pinjaman Kedua: 7% efektif per tahun
- Pinjaman Ketiga: 8% efektif per tahun
- Pinjaman Keempat: 9% efektif per tahun
- Super Mikro Sampai Rp10 juta
- Mikro > Rp10 juta hingga Rp50 juta
- Kecil > Rp50 juta hingga Rp500 juta
3. Syarat Mengajukan KUR 2026
Agar proses pengajuan berjalan efektif, calon debitur harus memenuhi ketentuan berikut:A. Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang berjalan aktif minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain (kecuali KPR, KKB, atau Kartu Kredit).
- Riwayat kredit bersih, artinya lolos pemeriksaan SLIK OJK/BI Checking dengan status lancar.
- Alumni Program Prakerja diperbolehkan mengajukan KUR Super Mikro meskipun lamanya usaha belum mencapai 6 bulan.
B. Dokumen Administratif
- e-KTP (suami & istri bila menikah)
- Kartu Keluarga (KK) terbaru
- Surat Nikah atau Surat Cerai bila berlaku
- Legalitas usaha: IUMK atau NIB yang bisa diurus melalui sistem OSS
- NPWP bila mengajukan plafon di atas Rp50 juta
- Pas foto berwarna terbaru (ukuran 4×6)
4. Prosedur Pengajuan KUR 2026
A. Pengajuan Secara Offline- Siapkan dokumen administrasi lengkap dalam satu map.
- Kunjungi kantor cabang bank penyalur (mis. BRI, Mandiri, BNI, atau BSI).
- Ambil nomor antrean bagian Customer Service/Unit Kredit Mikro.
- Serahkan berkas dan ikuti wawancara singkat dengan petugas.
- Petugas akan menjadwalkan survei lokasi usaha bila dokumen lengkap.
- Buka portal resmi bank penyalur yang dituju.
- Pilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”.
- Login/buat akun menggunakan email dan nomor HP aktif.
- Isi data diri, data usaha, dan nominal yang diajukan.
- Unggah dokumen persyaratan dalam format PDF/JPG.
- Kirim pengajuan dan tunggu notifikasi verifikasi melalui email/WA.
5. Strategi Agar Pengajuan KUR Disetujui
Agar peluang mendapatkan kredit lebih tinggi, pelaku usaha perlu memperhatikan hal-hal berikut: Perbaiki Skor Kredit: Pastikan tidak ada tunggakan kredit, termasuk pinjaman online legal, karena bankkini menilai secara terintegrasi melalui SLIK OJK.Pisahkan Rekening Usaha dan Pribadi: Bank lebih percaya pada nasabah yang melakukan transaksi usaha melalui rekening yang terpisah. Riwayat mutasi yang baik dapat meningkatkan kapasitas bayar (repayment capacity).
Tunjukkan Aktivitas Usaha Nyata: Saat survei lokasi, pastikan aktivitas usaha sedang berjalan — stok barang lengkap, alat produksi aktif, serta aktivitas jual beli terlihat jelas. Usaha yang nyata memiliki peluang persetujuan lebih tinggi dibandingkan yang hanya berbasis dokumen.
6. Simulasi Perhitungan Angsuran KUR 2026
Untuk membantu perencanaan keuangan, berikut contoh simulasi angsuran KUR Mikro berbunga 6% per tahun (flat/anuitas):- Pinjaman - Rp10.000.000 : Estimasi Angusran/bulan ± Rp 860.000
- Pinjaman - Rp25.000.000 : Estimasi Angusran/bulan ± Rp 2.150.000
- Pinjaman - Rp50.000.000 : Estimasi Angusran/bulan ± Rp 4.290.000
Sebagai aturan umum, disarankan angsuran bulanan tidak melebihi 30% dari laba bersih usaha per bulan agar cashflow tetap sehat dan risiko gagal bayar berkurang.
Program KUR 2026 merupakan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperkuat modal kerja atau melakukan ekspansi usaha dengan suku bunga bersaing dan proses pengajuan yang semakin digital. Dengan memahami syarat, prosedur, dan strategi pengajuan secara baik, peluang persetujuan kredit akan jauh lebih tinggi.

0 Komentar