Gratis! Pelatihan Agribisnis dan TIK di BLK Wonojati Malang 2026

BLK Wonojati Malang

Pendaftaran 9-19 Januari 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali membuka peluang strategis bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja dan kemandirian ekonomi melalui program pelatihan gratis. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja atau UPT BLK Wonojati Malang resmi membuka pendaftaran pelatihan agribisnis serta teknologi informasi dan komunikasi pada tahun 2026. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah dan ditujukan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi, membuka usaha mandiri, maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

Berlokasi di Jalan Raya Mondoroko Nomor 1, Singosari, Kabupaten Malang, UPT BLK Wonojati Malang dikenal sebagai salah satu pusat pelatihan kerja yang konsisten menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja dan potensi lokal. Pada tahun 2026 ini, pelatihan difokuskan pada sektor agribisnis produktif dan keterampilan perkantoran modern yang relevan dengan perkembangan industri dan dunia usaha.

Pelatihan Gratis sebagai Upaya Peningkatan Kualitas SDM

Program pelatihan yang diselenggarakan UPT BLK Wonojati Malang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jawa Timur. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga menekankan pada penguasaan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Seluruh peserta akan mendapatkan pembelajaran berbasis praktik, pendampingan instruktur berpengalaman, serta sertifikasi sebagai pengakuan atas kompetensi yang diperoleh.

Pelatihan ini bersifat non-boarding, sehingga peserta tidak diwajibkan menginap dan dapat tetap menjalankan aktivitas pribadi di luar jam pelatihan. Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan BLK dengan fasilitas pendukung yang memadai, mulai dari ruang praktik, peralatan kerja, hingga bahan pelatihan.

Ragam Program Pelatihan Agribisnis yang Relevan dengan Potensi Lokal

Sektor agribisnis menjadi salah satu fokus utama pelatihan tahun 2026 karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar dan berkelanjutan. Salah satu program unggulan adalah pelatihan pembudidayaan sayuran hidroponik. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengelola sistem hidroponik secara profesional, mulai dari perencanaan, pemasangan, perawatan, hingga panen dan pascapanen. Peserta akan dikenalkan pada karakteristik tanaman, pengendalian organisme pengganggu, pemilihan bahan kimia dan biologis, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pertanian modern.

Selain hidroponik, tersedia pula pelatihan pembudidayaan jamur yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan maupun skala menengah. Peserta akan mempelajari proses sanitasi dan sterilisasi, verifikasi bibit, pembuatan media tanam, sub-kultur, aklimatisasi, hingga pemeliharaan dan panen jamur. Pelatihan ini menekankan pentingnya standar kebersihan dan pengendalian kualitas agar hasil produksi memiliki nilai jual tinggi.

Pelatihan pembudidayaan ikan hias juga menjadi pilihan menarik, terutama bagi masyarakat yang ingin terjun ke sektor perikanan bernilai ekonomi tinggi. Dalam pelatihan ini, peserta akan dibekali keterampilan menyiapkan peralatan dan wadah, teknik pemijahan alami, penetasan telur, pemeliharaan larva, hingga panen dan pengemasan ikan hias. Aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan kelestarian lingkungan turut menjadi bagian penting dari materi pelatihan.

Tidak kalah penting, pelatihan pembudidayaan ayam pedaging dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar protein hewani yang terus meningkat. Peserta akan mempelajari seluruh siklus produksi ayam pedaging, mulai dari pembuatan kandang, pengelolaan periode starter dan finisher, formulasi pakan, perhitungan kebutuhan pakan, penerapan biosekuriti, vaksinasi, hingga pengolahan hasil sembelihan dan perhitungan hasil usaha. Pelatihan ini sangat relevan bagi calon wirausaha di bidang peternakan.

Pelatihan Peracik Minuman Kopi untuk Dunia Usaha Jasa

Selain agribisnis, UPT BLK Wonojati Malang juga membuka pelatihan peracik minuman kopi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri kuliner dan jasa. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik meracik kopi, tetapi juga membangun kompetensi pelayanan pelanggan dan pengelolaan usaha minuman.

Peserta akan mempelajari pengelolaan bahan baku, penggunaan dan perawatan peralatan, penataan area kerja, serta pengembangan produk minuman kopi yang inovatif. Kemampuan komunikasi, termasuk komunikasi lisan dalam bahasa Inggris pada tingkat operasional dasar, juga menjadi bagian dari pelatihan ini. Selain itu, peserta dibekali pemahaman tentang prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja, serta cara menangani situasi konflik dengan pelanggan.

Practical Office Advance untuk Keterampilan Perkantoran Modern

Bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang administrasi dan perkantoran, pelatihan Practical Office Advance menjadi pilihan yang sangat relevan. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan penguasaan perangkat lunak perkantoran secara menyeluruh, baik pada tingkat dasar maupun lanjutan.

Peserta akan mempelajari penggunaan perangkat lunak pengolah kata, lembar kerja atau spreadsheet, serta presentasi secara profesional. Materi lanjutan mencakup pengolahan dokumen kompleks, pengelolaan data dan formula lanjutan, serta penyusunan presentasi yang efektif dan menarik. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pencari kerja, staf administrasi, maupun individu yang ingin meningkatkan daya saing di dunia kerja modern. Khusus untuk pelatihan ini, peserta disyaratkan tidak mengalami buta warna.

Jadwal, Tahapan, dan Alur Seleksi Peserta

Seluruh pelatihan dilaksanakan pada hari kerja dengan jadwal yang terstruktur. Kegiatan berlangsung dari hari Senin hingga Kamis mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB, sedangkan hari Jumat dimulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Hari Sabtu, Minggu, dan tanggal merah ditetapkan sebagai hari libur.

Proses pelatihan diawali dengan pendaftaran yang dibuka pada tanggal 9 hingga 19 Januari 2026. Setelah itu, pengumuman undangan seleksi akan disampaikan pada tanggal 20 Januari 2026, dilanjutkan dengan pelaksanaan seleksi pada tanggal 21 Januari 2026. Hasil seleksi diumumkan pada tanggal 23 Januari 2026, bersamaan dengan dimulainya tahapan daftar ulang yang berlangsung hingga 25 Januari 2026. Pembukaan pelatihan dijadwalkan pada tanggal 26 Januari 2026.

Syarat Peserta dan Hak yang Diperoleh

Pelatihan ini terbuka bagi masyarakat dengan usia minimal 18 tahun dan pendidikan minimal setara SLTP. Calon peserta diwajibkan menyiapkan pas foto ukuran 3x4 berlatar belakang merah, fotokopi KTP, serta fotokopi ijazah terakhir. Seluruh persyaratan ini ditujukan untuk memastikan administrasi peserta tertib dan sesuai ketentuan.

Peserta yang dinyatakan lolos dan mengikuti pelatihan berhak memperoleh berbagai fasilitas pendukung. Pemerintah menyediakan modul pelatihan, alat tulis kantor, makan siang, pakaian kerja, pakaian olahraga, serta sertifikat dari BLK. Selain itu, peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat BNSP sebagai pengakuan kompetensi nasional, serta pengganti biaya transportasi lokal selama pelatihan.

Cara Pendaftaran dan Informasi Kontak

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Sistem Informasi Ketenagakerjaan Jawa Timur di https://sinaker.disnakertrans.jatimprov.go.id/pendaftaran/96dfd27c-9549-49fa-b0db-4e689b6e67cc Calon peserta diharapkan segera mendaftarkan diri karena kuota terbatas dan pendaftaran akan ditutup pada tanggal 19 Januari 2026.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia menyediakan kontak yang dapat dihubungi melalui nomor 08999661661 atas nama Handik Budiono. Informasi ini dapat dibagikan secara luas kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan, agar semakin banyak warga Jawa Timur yang mendapatkan manfaat dari program pelatihan gratis ini.

Investasi Keterampilan untuk Masa Depan

Pelatihan gratis yang diselenggarakan UPT BLK Wonojati Malang bukan sekadar kegiatan peningkatan keterampilan jangka pendek, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan masyarakat Jawa Timur. Dengan keterampilan yang relevan, sertifikasi resmi, serta pengalaman praktik yang memadai, peserta diharapkan mampu mandiri secara ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi pada pembangunan daerah. Kesempatan ini terbuka lebar dan patut dimanfaatkan sebaik mungkin oleh siapa pun yang ingin berkembang dan maju bersama.

0 Komentar